Jumat, 15 Juli 2016

FAQ #bantuskripsibasyir

Okay, jadi berikut pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan ketika kamu mau ikutan undian berhadiah yang saya lakukan (demi sarjana!)

Untuk Responden:

Q: "Bagaimana cara ikutannya?"

Ketika mengisi formulir, di bagian identitas diri ada kolom untuk memasukkan alamat surat elektronik (email) apabila bersedia dihubungi lebih lanjut. Nah, alamat email ini nanti akan saya gunakan hanya untuk menghubungi anda apabila anda menang undian. Anda boleh memilih untuk memasukkan alamat email atau tidak. Namun, apabila anda tidak memilih untuk memasukkan alamat email, berarti anda memilih untuk tidak mengikuti proses undian ini.

Yup, undian ini bersifat sukarela! Anda boleh ikut, tidak juga tidak apa-apa. :-)

Q: "Wah, asik juga! Hadiahnya apa aja, nih?"

Untuk hadiah ada pulsa sebesar 25k IDR untuk 12 orang yang beruntung! Tapi hadiah pulsa hanya untuk 100 orang pengisi pertama. Jadi hanya 100 orang pengisi pertama saja yang bisa mendapatkan hadiah pulsa.. Ayo siapa cepat dia dapat!

Walaupun begitu, Saya akan membagikan berbagai macam buku koleksi pribadi saya. Bukunya masih diupdate secara berkala. Masih ada 1 kontainer lagi yang belum di data bukunya. Jadi bakalan banyak dan unik-unik. Sekedar informasi: saya suka buku yang berbau psikologi populer, manajemen, public speaking, dan politik. Beberapa lainnya itu buku-buku skillset seperti edit video dan gambar, atau beberapa buku yang entah kenapa saya bingung kok beli buku itu. Tenang aja, semua mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah kok :D

Q: "Bagaimana proses pengundiannya?"

Proses pengundian akan dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu:


  1. Mengelompokkan orang-orang yang sudah bersedia untuk dihubungi.

    (pada undian sebelumnya di sini, tidak semua orang mencantumkan alamat emailnya. Sehingga hanya orang-orang yang mencantumkan email saja yang dihubungi.)
     
  2. Setelah dikumpulkan, saya akan menggunakan RNG (Random Number Generator) untuk melihat siapa-siapa saja yang terpilih untuk menjadi pemenangnya. Proses ini akan saya rekam sebagai bukti objektivitas pemilihan pemenang secara random. Nantinya saya akan memiliki list siapa-siapa saja yang dihubungi, mulai dari urutan pertama sampai terakhir.
     
  3. Setelah saya mendapatkan nama-nama tersebut, saya akan menghubungi secara personal melalui alamat email mereka. Saya berikan waktu selama 24 jam sebelum mereka menjawabnya. Apabila mereka tidak menjawab, berarti hadiah jatuh ke tangan orang yang dibawahnya, dst. Oleh karena itu, pastikan anda mengecek email anda!
     
  4. Hadiah saya kirim ke pemenang. Setelah semua dikirim, baru video mengenai pemilihannya saya posting di twitter saya.
Q: "Wih kayaknya ribet amat?"

Walaupun ribet, tapi prosedurnya jelas, bukan? Ini semata-mata untuk memberikan keadilan kepada anda sebagai seseorang yang ikutan undian sehingga anda tidak merasa ditipu :-)

(...psst, asal tau aja nggak semua undian prosedurnya jelas. Hati-hati dibohongin yah, hihi!) 

Q: "Loh, kok di twitter? Kenapa tidak di facebook saja? Atau Path? atau (insert social media here)?"

Terlepas dari facebook sebagai sosial media nomor 1 di dunia, profile saya tidak bisa dilihat apabila anda belum mendaftarkan diri di facebook. Sementara itu, anda bisa melihat twitter saya tanpa harus mendaftar terlebih dahulu, yang mana membuat twitter menjadi lebih mudah diakses bagi mereka yang nggak punya akun tersebut.

Q: "Nah kalau begitu umumkan di blog anda saja, bukankah lebih mudah lagi dibanding di sosial media?"

...iya juga, sih. Tapi kan suka-suka gue dong! Wek. :-P

(lagipula, anda menjadi ada alasan untuk membuka twitter saya, bukan? Yang penting traffic naik, broh! *ngomongsendiri*)

Q: "Jadi apa lagi yang saya harus tau?"

Umm.. Sepertinya sudah jelas, sih.


Oh, ya! Ada lagi.

Untuk undian buku, apabila nama anda masuk ke dalam RNG, anda berhak memilih 1 buku yang anda mau. List buku bisa dilihat di sini.

Berikut timeline di mana saya akan menghubungi pemenang dan melakukan pengumuman. Save the date, folks.

untuk penelitian awal (bit.ly/penelitianbasir1)
  • Pengiriman email pemenang-17 Juni 2016
  • Pengumuman via twitter-24 Juni 2016.
Untuk penelitian yang sedang berlangsung (bit.ly/penelitianbasir2)
  • Pengiriman email pemenang-24 Agustus 2016
  • Pengumuman via twitter-31 Agustus 2016
Seluruh pemenang akan saya kirim emailnya bersamaan, bagi pemenang buku sifatnya first call, first serve. Apabila ada buku yang kamu inginkan, pantengin email kamu dan hubungi saya duluan pada tanggal tersebut. Okei?

Sekian dan terima kasih! Ada pertanyaan? Silahkan hubungi saya di achmadbasyirsa@gmail.com

Cheers!

UPDATE 1 - 15 Agustus 2016

Hello! Alhamdulillah, skripsi saya sudah selesai berkat bantuan teman-teman sekalian. Namun saya perlu meminta maaf sebelumnya karena akan ada pergeseran timeline terkait pengumuman email pemenang dan pengumuman via Twitter. Hal ini disebabkan karena saat ini saya sedang fokus untuk merevisi skripsi saya. Waktu revisi hanya satu minggu, dan karena batas pengumpulan tanggal 19 agustus 2016 (which is sebentar lagi!!!!) maka saya memundurkan timeline tersebut.

Untuk judul buku yang lebih lengkap akan saya update pada tanggal 21 Agustus 2016. Pastikan teman-teman sudah memilih buku yang diinginkan. Ingat, first call, first serve. :)

Selasa, 08 Maret 2016

Ilusi Ke-keren-an Dalam Organisasi Mahasiswa

Di dunia ini.. suka nggak suka, mau nggak mau, kita akan selalu dibandingkan dengan orang lain.

Bebrapa contoh pembicaraan sehari-hari yaitu:
  1. "Lihat tuh si A, sudah sarjana dan sekarang kerjanya di perusahaan ternama! Kamu kapan lulus?"
  2. "Kamu tuh ya kok nggak pernah dapet ranking di kelas? Lihat teman kamu si B selalu masuk 10 besar!"
  3. "Wah, si C keren yah sekarang, sudah menikah dan memulai rumah tangga. Nggak tanggung-tanggung, langsung menikahi 3 wanita secara bersamaan. Kamu kapan?"
(cukup jelas bahwa contoh ketiga merupakan karya fiksi ilmiah. Apabila ada kesamaan dalam kehidupan sehari-hari, hal itu hanya kebetulan semata. Tapi kalo beneran ada, Subhanallah.)

Intinya, orang lain terlihat lebih keren dan sukses dari kita. Itulah (mungkin) kenapa akhirnya muncul sebuah pepatah "rumput tetangga lebih hijau daripada rumput sendiri". Kita sering kagum akan apa yang orang lain bisa capai dalam kehidupannya. Padahal tanpa sadar, diam-diam orang lain juga kagum terhadap kita. Karena kita mungkin saja memiliki apa yang tidak dimilikinya.

Sebenarnya, apa sih yang membuat orang membandingkan sesuatu? Menurut saya, sederhana.

Individu. Ingin. Memahami.

Pemahaman akan sesuatu akan lebih mudah bila melakukan analisis melalui perbandingan. Di situ, bisa terlihat jelas sifat-sifat yang membedakan antara yang sukses dan yang tidak. Dari sana, kita bisa mengambil (atau diberitahukan) sebuah pelajaran berharga tentang bagaimana seseorang bisa menjadi sukses.

Dalam konteks pribadi (pengembangan diri), hal itu baik. Kita bisa memahami bagaimana cara orang lain meraih kesuksesannya.
Gambar 1. Apple to apple, a fair and objective comparison. Taken from Beforeitsnews.

Namun dalam konteks organisasi (apalagi organisasi mahasiswa), perbandingan antara kepengurusan yang dulu dengan kepengurusan yang sekarang seringkali membuat sebuah kesenjangan dalam "memaknai" kontribusi kita terhadap kesuksesan organisasi. Kesenjangan ini membuat persepsi bahwa "kita harus lebih baik daripada kepengurusan yang kemarin. Bila tidak, kita jauh lebih jelek daripada yang sebelumnya".

Berdasarkan pengamatan saya, hal ini dapat menimbulkan anti pati terhadap pelaku organisasinya, dan tidak jarang memunculkan perlakuan/penghakiman tidak adil terhadap pengurus organisasi yang dianggap keberhasilannya berkurang dibandingkan pengurus sebelumnya (ataupun sebaliknya). Dalam konteks yang lebih ekstrim, mereka yang merasa kurang diapresiasi memunculkan stigma-stigma negatif terhadap mereka yang dianggap lebih sukses. Bahasa sederhananya: gara-gara lo, gue nggak keren. Lo "mamam" nih pembalasan gue.

Jadi, mengapa bisa terjadi seperti itu? Kenapa jadi ada yang dianggap nggak keren?

Senin, 07 Maret 2016

(Repost) Kisah Wanita dan Jari Tengahnya

DISCLAIMER: Ini kisah NYATA, TANPA rekayasa, dan SAYALAH PELAKUNYA... Hahaha.

Sebuah kisah dengan moral story yang unik, persembahan dari kontemplasi teman saya.

Sayangnya, dia baru menuliskannya di timeline LINE saja. Belum diunggah ke blog pribadinya. Jadi, apabila nanti dia akan mengunggahnya, semua credit tertuju kepada beliau, Muhammad Yassirullah.

(aku da apa atuh cuman benerin penulisan, tanda baca, dan EYD doank)

Persiapkan diri anda!

Kencangkan sabuk pengaman, tegakkan sandaran, dan ingatlah selalu untuk membuka pikiran dan perasaan.